Digital Onboarding & E-KYC: Manfaatnya Bagi Industri Keuangan

0
1198
Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay

 

Jakarta, Komite.id – Kemajuan teknologi telah mengubah cara masyarakat kita hidup saat ini. Jika Anda pernah membayar sesuatu secara daring, memesan tiket penerbangan, atau membuka rekening bank, Anda telah menggunakan salah satu fintech (financial technology) dan membantunya terus bertumbuh.

Menurut laporan Google Temasek & Bain, ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan bernilai 70 miliar dolar pada 2021, akan tumbuh menjadi 146 miliar dolar pada 2025. Kemajuan ini tentunya memotivasi pemerintah dan pelaku bisnis melakukan transformasi digital dan menggunakan teknologi baru.

Tantangan Transformasi Digital dan Penggunaan E-KYC

Namun, teknologi baru juga membawa masalah baru. Semakin bertumbuhnya aktivitas dan transaksi di ruang digital, jejak digital setiap pengguna juga semakin meningkat. Hal ini membuat lebih sulit untuk tetap menjaga privasi saat online.

Terbukti dengan terus berulangnya kasus kebocoran data pribadi di Indonesia setiap tahunnya. Oleh karena itu, pemerintah dan para pelaku bisnis saat ini berusaha untuk membangun sistem pengelolaan data yang aman, memindahkan proses KYC secara daring, dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melindungi informasi pribadi mereka.

E-KYC dan Proses Digital Onboarding

Sebelumnya, saat melakukan pembukaan rekening bank Anda membutuhkan interaksi tatap muka (customer onboarding). Hal ini tidak hanya membuang banyak waktu dan memerlukan sejumlah besar staf, tetapi juga mengurangi kepuasan pelanggan.

Oleh karena itu, proses E-kyc dan digital onboarding sangat revolusioner. Dengan munculnya teknologi baru (AI, sistem digital, aplikasi di ponsel dll.), bank dan perusahaan jasa keuangan lainnya sekarang dapat meningkatkan efektivitas operasional mereka, mencegah risiko penipuan, dan tentunya menaikkan daya saing bisnis.

Melalui proses E-kyc bank atau perusahaan jasa keuangan dapat memverifikasi kelayakan pelanggan untuk layanan/produk tanpa perlu tatap muka. Identifikasi yang instan dan verifikasi identitas pelanggan memungkinkan pelaku bisnis meningkatkan tingkat konversi mereka dan memberikan pengalaman yang cepat, aman dan nyaman.

Manfaat E-KYC dalam Proses Digital Onboarding

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, digital onboarding dengan E-kyc dapat menawarkan keuntungan lebih lanjut, yaitu:

  1. Meningkatkan Pengalaman Pelanggan dan Daya Saing

Sebagian besar pelanggan di Indonesia sudah terbiasa berbisnis secara daring, apalagi di masa sekarang dimana semua butuh solusi serba instan dan cepat.

Membuat keputusan untuk mendaftar atau menggunakan sebuah layanan adalah langkah besar bagi pelanggan. Proses digital onboarding dan E-kyc menarik bagi mereka karena tidak mengharuskan mereka untuk hadir secara langsung, proses onboarding-nya sederhana dan cepat. Sehingga langkah yang paling tepat sebagai pelaku bisnis adalah meningkatkan aksesibilitas produk serta proses yang aman dan nyaman.

2. Efisiensi Operasional

Sistem digital onboarding berfokus pada pembangunan di satu platform yang mengelola semua aktivitas. Penggunaan E-kyc dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional, dimana memungkinkan Anda untuk mengotomatisasi dan menstandarisasi teknologi, prosedur, data, dan lainnya.

Saat menggunakan teknologi E-kyc, Anda dapat menghindari proses onboarding dan evaluasi yang berulang. Hal tersebut dapat mempercepat tujuan untuk mendapatkan revenue, biaya operasional yang berkurang, dan mengurangi peluang pelanggan meninggalkan platform.

3. Mengurangi Penggunaan Kertas dan Risiko Kehilangan Dokumen

E-kyc adalah sebuah solusi yang menghilangkan kebutuhan untuk menggunakan kertas. Dari sisi pelanggan, hal terbaik dari digital onboarding adalah tidak ada dokumen yang harus diisi. Tidak ada formulir atau fotokopi yang perlu diserahkan.

Sedangkan untuk bank atau pelaku bisnis dapat mengurangi jejak karbon dan bermigrasi menggunakan sistem internet berbasis cloud. Selain membantu melindungi lingkungan, tetapi juga menurunkan biaya operasional terkait standar KYC. Sistem E-kyc juga membantu menjaga keamanan informasi pelanggan dan mencegah risiko dokumen yang hilang.

4. Mencegah Risiko Penipuan

Risiko penipuan dapat dicegah melalui proses E-kyc. Melalui sistem pemindaian biometrik, dokumen seperti KTP dan selfie pengguna disimpan dalam identitas digital berbentuk elektronik dan dicocokkan dengan data dari Dukcapil (​​Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil). Hal ini tentu saja dapat membantu untuk meningkatkan keamanan sistem, mengurangi penipuan secara daring, dan menjaga kepercayaan pelanggan mereka.

Memilih Solusi yang Tepat melalui Aksata

E-kyc adalah strategi yang digunakan perbankan dan jasa keuangan lainnya untuk menghindari pencucian uang, penipuan, dan kemudahan akuisisi pelanggan. Saat memilih platform E-kyc, kita harus mengevaluasi berbagai parameter untuk memungkinkan orientasi pengguna, verifikasi, dan proses yang aman.

Aksata sudah diakui oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai penyedia Sistem Elektronik dan merupakan anggota dari Biometric Technology Association dan Big Data and AI Association. Keamanan global dan perlindungan data Aksata dapat dibuktikan dengan sertifikasi ISO/IEC 27001:2021.

Solusi digital onboarding dari Aksata memberikan pelanggan pengalaman yang cepat, mudah, dan lancar yang memudahkan mereka untuk mendapatkan akses ke produk dan layanan Anda. Berikut adalah beberapa solusi Aksata dalam mengintegrasikan E-kyc ke dalam sistem Anda:

Pertama, Advisory Services. Layanan konsultasi pengguna dimana Aksata dapat membantu pemilik bisnis memeriksa kualitas perencanaan dan menentukan fokus bisnisnya.

Kedua, Risk Management. Teknologi berbasis AI Aksata yang membantu pemilik bisnis dalam mempersiapkan dan memberikan layanan terbaik kepada pengguna baru, yang menghasilkan pengalaman onboarding yang lancar, efektif, dan efisien.

Ketiga, Identity Verification. Melalui kemitraan Aksata dengan Dukcapil, prosedur verifikasi dan sinkronisasi data dapat dilakukan di berbagai perangkat. Kemudian, teknologi berbasis AI Aksata mengumpulkan data, membuat dokumen yang mudah diakses, dan berintegrasi dengan sistem yang ada. Melalui solusi tersebut Aksata berkomitmen akan selalu hadir untuk menyediakan pengalaman digital yang aman dan pintar.