Pembaharuan iOS 15.4 Apple Uji Coba Face ID Gunakan Masker

0
1210
photo by : freepik.com

Pada pembaharuan iOS 15.4, bertujuan untuk memastikan Face ID berfungsi memudahkan pengguna membuka kunci telepon tanpa mengharuskan pemilik ponsel untuk melepas masker mereka di depan umum.

JAKARTA, Komite.id – Sejak akhir Januari, Apple telah merilis pembaharuan Iphone pada penggunanya untuk membuka kunci Iphone dengan Face ID saat mengenakan masker. Face ID sebagai sistem pengenalan wajah dari Apple menyampaikan bahwa telah menerima pembaruan penting sebagai bagian dari iOS 15.4 melalui pengujian beta.

Pengguna iOS yang berbasis di New York, Rachel Metz, menguji penggunaan Face ID saat mengenakan masker. “Saya berdiri di luar halte kereta bawah tanah New York City. Wajah saya tertetup dengan kacamata hitam, mengenakan topi baseball dan masker KN95 hitam saya. Namun, iPhone saya segera mengenali saya sebagai pemiliknya yang sah tanpa harus melepaskan masker,” tuturnya, dalam laporan CNN (17/02).

Selama dua tahun terakhir, banyak pengguna iPhone telah kehilangan beberapa kenyamanan untuk dapat membuka kunci perangkat dengan cepat menggunakan wajah saat memakai masker wajah. Adanya, pembaruan perangkat lunak terbaru Apple dimaksudkan untuk mengatasi hal tersebut selama pandemi masih mewabah.

Pada pembaharuan iOS 15.4, bertujuan untuk memastikan Face ID berfungsi memudahkan pengguna membuka kunci telepon tanpa mengharuskan pemilik ponsel untuk melepas masker mereka di depan umum. Hal ini menjadi lebih teknis mengingat semakin sedikit detail wajah yang tersedia untuk dianalisis. Pasalnya, penggunaan fitur baru ini masih dalam versi beta dan nantinya dapat diluncurkan ke publik pada pengguna perangkat iPhone 12 dan yang versi terbaru dalam beberapa minggu atau bulan ke depan. Kondisi ini dilakukan lantaran beberapa negara yang telah menetapkan kebijakan bebas masker bagi warga negara yang telah mendapatkan vaksin COVID-19.

Menurutnya, ia mengunduh versi awal pembaruan dan menguji Face ID dengan beberapa jenis masker bermotif seperti masker K95 hitam, masker dengan janggut dan lain sebagainya, Face ID dapat mengenalinya pada upaya pertama, namun setelah itu tidak terbaca. Ketika berulang kali gagal mendeteksi maka akan diminta mengetikkan kode sandi.

Meskipun hal tersebut memungkinkan, Apple mengungkapkan bahwa pembaruan perangkat lunak dimaksudkan untuk bekerja mengenali wajah pengguna dengan kacamata hitam dalam situasi tertentu, pada saat Face ID telah memiliki informasi yang cukup untuk mengidentifikasi pengguna.

Meskipun fitur ini mengesankan dan memberikan hasil yang beragam, hal ini menyoroti tantangan bagi Apple (AAPL) dan perusahaan teknologi lainnya membuat fitur tersebut, sehingga memungkinkan pengguna untuk membuka kunci perangkat dengan wajah mereka ketika bagian wajah pengguna tertutup.

Perangkat lunak pengenalan wajah biasanya bekerja dengan membandingkan pengukuran antara fitur wajah yang berbeda dalam satu gambar dengan gambar lainnya. Alat Face ID Apple membandingkan gambar yang tersimpan dari wajah pemilik smartphone dengan gambar yang diambil ketika mereka mencoba membuka kunci. Adanya pemakaian masker di masa pandemi mendorong banyak perusahaan, termasuk Apple untuk fokus pada identifikasi dan verifikasi pengguna secara lebih baik berdasarkan bagian wajah di atas hidung dan khususnya wilayah mata.

Perusahaan Apple menjelaskan pada Face ID dengan masker menggunakan lebih sedikit informasi biometrik yang memungkinkan terdapat keadaan ketika pengguna tidak mudah dikenali seperti saat wajah terlihat secara keseluruhan, sehingga masih diperlukan memasukkan kode sandi. Pada dasarnya, perangkat lunak tersebut masih dalam versi beta, untuk itu Apple akan melakukan perbaikan pada versi terbaru.

Selain itu, Apple telah mencoba pendekatan lain untuk membuka kunci iPhone saat mengenakan masker. Tahun lalu, Apple meluncurkan solusi parsial yang memungkinkan siapa pun pemilik Apple Watch dapat menggunakan perangkat untuk mengautentikasi identitas mereka tanpa melepas masker.

Namun, ada keterbatasan yang mana penggunaan perangkat harus berada di dekatnya. Anda masih perlu mengetikkan kode sandi untuk melakukan transaksi melalui Apple Pay, App Store, atau iTunes jika mengenakan masker.