Pekan Fintech Nasional 2020 Digelar

0
579

Jakarta, Komite.id- Pekan Fintech Nasional 2020 bertajuk “To Survive and To Thrive: Accelerating National Economic Recovery through Concerted Efforts in the Digitization of Indonesia’s Financial Services” yang diprakarsai oleh Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) ini menjadikan momentum promosi Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) dengan melibatkan startup fintech, ekosistem keuangan, termasuk e-commerce dan berbagai pemangku kepentingan, untuk bersama-sama mempercepat pemulihan ekonomi nasional melalui penggunaan fintech.

Head of Corporate Communications OVO, Harumi Supit, menjelaskan, “Pandemi membawa dampak yang serius terhadap pendapatan perusahaan. Setidaknya 8 dari 10 perusahaan cenderung mengalami penurunan pendapatan, yang tentunya berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional. OVO senantiasa mendukung program-program pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Kami menyambut baik acara Pekan Fintech Nasional 2020, karena acara ini dapat menjadi wadah bagi industri fintech dalam mempercepat pemulihan ekonomi bersama dengan pemerintah dan regulator.”

“Untuk merealisasikan dukungan kami dalam bentuk nyata, OVO menyelenggarakan OVO Cashback Attack selama gelaran acara tersebut yang kebetulan bertepatan dengan Harbolnas. Kami berharap promo ini dapat membantu menggerakkan roda perputaran transaksi non-tunai yang tentunya dapat berdampak positif, khususnya bagi para merchant, dan secara umum bagi ekonomi nasional untuk dapat segera bangkit kembali,” sambung Harumi.

Managing Director/Ketua Harian AFTECH, Mercy Simorangkir, menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan oleh para pelaku fintech pada acara Pekan Fintech Nasional 2020, “Gelaran acara tahunan Pekan Fintech Nasional 2020 bertujuan untuk meningkatkan penggunaan fintech di tengah masyarakat dengan amplifikasi melalui promosi belanja. Melalui acara ini kami bangga dapat menciptakan kolaborasi yang solid di dalam ekosistem ekonomi digital di Indonesia dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional.”

Penurunan permintaan dan daya beli dari konsumen akibat pandemi dominan dialami oleh berbagai sektor, termasuk salah satunya adalah sektor makanan dan minuman (F&B). Sekitar 87% sektor usaha akomodasi dan makanan dan minuman harus menghadapi kenyataan pahit pandemi berdampak cukup signifikan terhadap turunnya permintaan konsumen atas jasa/layanan mereka.

Bank Indonesia memberikan dukungan terhadap pelaksanaan PFN 2020. Fintech Summit dan Pekan Fintech Nasional 2020 dapat menjadi wadah penting untuk menyatukan langkah antara pelaku industri dan otoritas dalam percepatan transformasi digital ekonomi keuangan.

Penyelenggaraan saat ini dipandang sangat tepat waktu (timely) agar dapat berkontribusi secara riil dalam percepatan pemulihan economi di masa pandemi. Acara ini juga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat luas mengenai berbagai manfaat dan risiko layanan fintech, serta variasi produk dan layanan yang ditawarkannya, baik bagi individu maupun bisnis seperti UMKM, yang mungkin selama ini belum sepenuhnya terjangkau oleh layanan keuangan konvensional.

“Kami sangat antusias dalam memberikan dukungan agar rangkaian acara PFN 2020 dapat terselenggara dengan sukses. OJK senantiasa mendukung dan menunjang pertumbuhan industri fintech tanah air melalui berbagai pengawasan dan pembinaan, seperti mengeluarkan regulasi terkait fintech yang mengutamakan perlindungan pelanggan serta penyedia layanan, tanpa menghambat ruang gerak inovasi,” jelas Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan Triyono Gani. “Komitmen OJK terhadap industri fintech salah satunya dapat terlihat dari sudah tercatatnya 161 perusahaan fintech yang terdaftar dan berizin di OJK hingga April 2020.”

Pekan Fintech Nasional 2020 yang berlangsung selama dua minggu (11-25 November 2020) akan banyak menawarkan program insentif, diskon dan promosi yang disediakan oleh Penyedia Jasa Keuangan Digital atau fintech khusus kepada pelanggan mereka. Memanfaatkan momentum Harbolnas. (red)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.