Peran Chatbot dalam Penanganan Pandemi COVID-19

0
485

Jakarta, Komite.id-   Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang cukup luas,  mulai dari kesehatan hingga sosio-ekonomi yang melanda hingga berskala global, termasuk Indonesia. Dalam ranah sosio-ekonomi, terdapat 5 elemen yang menjadi sorotan utama, antara lain: melonjaknya angka pengangguran, peningkatan kegiatan sosial oleh komunitas khususnya di negara berkembang, dorongan transformasi digital untuk bisnis UKM  yang terdampak COVID-19, maraknya berita hoax yang menjadi salah satu penanganan utama pemerintah demi masyarakat luas, hingga penggunaan internet di Indonesia yang melonjak hingga 40%.

“Peran chatbot dalam penanganan COVID-19 dalam membantu para pebisnis untuk melakukan revolusi digital pada bisnisnya, serta membantu memberikan informasi yang tepat untuk masyarakat luas dalam melawan COVID-19” Jelas Terry Djony, Co-Founder & CEO of Chatbiz.id  dalam kegiatan online talks yang digelar Indonesia AI Forum dengan tema mengenai Peran Chatbot dalam Penanganan COVID-19, pada Selasa (21/4).

Selain Terry Djony, online talks    juga menghadirkan  Rendy Nasa Patriot selaku Head of Corporate Strategy of Kata.ai, dan juga moderator bernama Reza Rahutomo yang menjabat sebagai Research Assistant di BINUS R&D.Indonesia AI Forum, yang merupakan forum interaktif terkait perkembangan Artificial Intelligence (AI) di indonesia.

Ketika ditanyakan terkait mengenai banyaknya informasi dan sumber berita yang tersebar pada masa pandemi ini, kedua pembicara mengatakan bahwa reliabilitas informasi dari chatbot sendiri bergantung pada source of data yang memang berasal dari sumber terpercaya, namun yang terpenting mengenai pentingnya ethic yang harus dipertimbangkan, yakni memperhatikan faktor-faktor penting untuk tidak melanggar atau berpotensi membahayakan orang-orang ketika mengembangkan Bot.

Secara umum, terdapat pula beberapa contoh penggunaan AI untuk penanganan dan penanggulangan COVID-19 yang dipaparkan oleh Rendy, terkait dengan Kata.ai melalui layanan chatbot dalam menyediakan real-time FAQ terkait dengan informasi terkini, pelayanan rumah sakit, dan lainnya.

Selain itu, adapun manfaat AI dalam memberikan layanan self-diagnose, sensor temperature, dan AI untuk mendeteksi CT scan. Penggunaan AI ini dimaksudkan untuk memberikan informasi yang lebih padat dan lebih cepat bagi tenaga medis profesional untuk penanganan pasien maupun calon pasien lebih lanjut.

“AI secara general dapat memberikan dampak positif dengan memproses sesuatu dalam waktu yang cepat secara bersamaan. Namun, kami juga melihat adanya tantangan yang dihadapi dari sisi teknis yakni dataset. Proses training-nya memang membutuhkan waktu untuk menciptakan Bot yang komprehensif dan bermanfaat sesuai dengan user. Kalau melihat tren saat ini, memang bisa dilihat juga ada beberapa industri yang bermunculan dan beberapa inisiatif dari pemerintah daerah dalam mengimplementasikan layanan chatbot untuk menjawab kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing.” Jelas Rendy.

Lebih lanjut Rendy juga menyampaikan bahwa saat ini Kata.ai turut mengambil peran dalam penanggulangan COVID-19 dengan proaktif membuka dialog kepada industri maupun pemerintah terkait, khususnya di sektor kesehatan. Selain itu, Kata.ai juga memberikan layanan chatbot dalam berbagai program, termasuk program kolaborasi bernama Indonesia Bergerak yang diinisiasikan bersama beberapa startup yakni Qlue, Qiscus, dan Volantis.

Kolaborasi memang menjadi instrumen penting untuk mempercepat adanya solusi dari pandemi ini, Terry juga menambahkan bahwa perusahaan Chatbiz.id melakukan dialog terbuka oleh antar pihak. Tujuannya untuk menyediakan layanan virtual assistant bagi para pasien, terlebih banyaknya permintaan kebutuhan pelayanan kesehatan yang harus ditangani dengan cepat.

“Menurutku, chatbot disini dapat membantu dalam proses administrasi, misalnya mengisi formulir pendaftaran yang biasanya dilakukan secara manual, dapat dilakukan dengan proses otomatisasi, misalnya melalui chatbot yang ada dalam aplikasi Whatsapp” terangnya.

Kedepannya, Indonesia AI Forum online talks akan digelar secara berkala dengan tema selanjutnya yang diusung mengenai inovasi dan pemanfaatan AI pada sektor healthcare di Indonesia pada12 Mei 2020 mendatang. Forum terbuka ini akan terus mengajak turut serta masyarakat dan peran dari beragam industri untuk turut memajukan perkembangan teknologi di Indonesia. (red)

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.