“ABDI Dorong Percepatan Transformasi Digital Nasional melalui Roadmap PQC Migration, Roadmap AI Nasional, Perlindungan Data Pribadi pada DataSecurAI 2026 Summit”
Asosiasi Big Data & AI (ABDI) kembali menyelenggarakan 7th DataSecurAI, Migrasi PQC, Satu Data Indonesia (SDI) & NextGenAI 2026 Summit yang terbesar & berlangsung pada 11 & 13 Agustus 2026 di Hall A2, JIEXPO Kemayoran, Jakarta, sebagai bagian dari rangkaian Indonesia Technology & Innovation (INTI) EXPO 2026. Mengusung tema utama “PQC MIGRATION, NEXTGEN AI, PDP, SDI (Satu Data Indonesia), CYBERSECURITY “. Penyelenggaraan summit ini menjadi forum strategis yang mempertemukan pemerintah, regulator, industri, akademisi, praktisi, dan komunitas teknologi dalam membahas arah pembangunan ekosistem digital Indonesia yang aman, terpercaya, berkelanjutan, dan siap menghadapi tantangan era Artificial Intelligence (AI) serta Quantum Computing.
Tema utama tersebut menegaskan pentingnya membangun Trusted Data Infrastructure sebagai fondasi transformasi digital nasional. Seiring pesatnya perkembangan Artificial Intelligence, meningkatnya ancaman kejahatan siber, serta hadirnya teknologi Quantum Computing yang diperkirakan akan mengubah paradigma keamanan informasi global, Indonesia perlu mempersiapkan strategi nasional yang komprehensif dalam penguatan keamanan data, tata kelola AI, perlindungan data pribadi, interoperabilitas data pemerintah, hingga penerapan teknologi kriptografi generasi baru yang tahan terhadap serangan memanfaatkan Komputer Kuantum sehingga hanya bisa dihadapi dengan Post-Quantum Cryptography (PQC) Ready Encryption, dan disinilah urgency dan kritikalnya masalah Migrasi dari system enkripsi klasik ke PQC Ready Encryption.
Sebagai bagian dari Indonesia Technology & Innovation (INTI) Expo 2026, DataSecurAI 2026 Summit diproyeksikan dihadiri oleh lebih dari 200+ peserta Offline/ Onsite Summit di JIExpo per harinya dan 750+ peserta melalui Zoom Hybrid dan Youtube ABDI Channel. ABDI Summit juga dihadiri oleh 25+ lebih pembicara Keynote dan Panelist, 30+ lebih Para Penulist Buku ABDI yang ke 9th. Selasa, 11 Agustus 202, Day 1 Deklarasi Migrasi PQC dihadiri oleh banyak anggota Task Force Road Map Migrasi PQC dan Deklarasi Road Map AI Nasional, Day 2, Kamis, 13 Agustus 2026 dihadiri oleh banyak anggota TaskForce RoadMap AI Nasional. Kegiatan Summit ini juga diselenggarakan secara hybrid melalui Zoom dan YouTube sehingga dapat diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara. Bersama kegiatan INTI Expo yang tahun lalu dihadiri oleh 30.000 pengunjung, menghadirkan 1.200 exhibitor
Pada sesi keynote, hadir sejumlah narasumber terkemuka, yaitu Dr. Rudi Rusdiah, BE., MA., Chairman ABDI; Filianingsih Hendarta, Deputi Gubernur Bank Indonesia; Giyanto Awan Sularso, S.Kom., M.M., Direktur Kebijakan Teknologi Keamanan Siber dan PSSN sekaligus Sekretaris Gugus Tugas Nasional Migrasi Kriptografi Tahan Kuantum; Lie Heng, Director of Technology Solution Group PT Synnex Metrodata Indonesia, Value Added Distributor Huawei; Mendi Susanto, CEO PT Data Labs Analytics, Google Cloud Premier Partner; serta Mr. Tang Jingli, Global Marketing Director Gosuncn Technology Group Co., Ltd., Guangzhou, China.
Hari pertama ABDI menggelar Deklarasi “Roadmap PQC Migration bersama DataSecurAI & PDP Summit” yang berfokus pada kesiapan Indonesia menghadapi era Quantum Computing atau Q Day dan Serangan Cyber memanfaatkan AI Agent sebagai Adversary, yang tidak kalah seru, seperti ketakutan perbankan dunia terhadap aplikasi Mythos, Antropic AI Agent jika digunakan para hackers untuk meretas system, sehingga sangat dibutuhkan penguatan keamanan siber nasional dan juga implementasi Post-Quantum Cryptography (PQC) Encryption, Banyak negara didunia sudah mempersiapkan Migrasi PQC ini, Indonesia juga baru membentuk TaskForce Migrasi PQC terutama untuk sector Perbankan, ecommerce yang sangat mendesak, mengingat Q Day nya atau komersialisasi Quantum Computing diperkirakan tahun 2030-2035 atau lebih dini.
Momentum penting berikutnya adalah Deklarasi Dukungan Roadmap PQC Migration, dengan Dr. Pratama Persadha, Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, sebagai Deklarator Utama Roadmap PQC Migration, bersama Giyanto Awan Sularso, S.Kom., M.M., Direktur Kebijakan Teknologi Keamanan Siber BSSN sekaligus Sekretaris Gugus Tugas Nasional Migrasi Kriptografi Tahan Kuantum, serta Dr. Rudi Rusdiah, BE., MA., Chairman ABDI. Deklarasi ini menjadi tonggak komitmen bersama antara pemerintah, regulator, dunia usaha, akademisi, dan komunitas teknologi untuk mempercepat implementasi Post-Quantum Cryptography (PQC) di Indonesia. Deklarasi ini diharapkan mendorong kolaborasi nasional bagi sektor Infrastruktur Informasi Vital (IIV), termasuk sektor keuangan, telekomunikasi, penyelenggara sistem elektronik, serta berbagai sektor strategis lainnya dalam menyusun roadmap migrasi menuju algoritma kriptografi yang mampu menghadapi ancaman komputasi kuantum di masa depan. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kedaulatan digital Indonesia sekaligus memperkuat keamanan data nasional dalam jangka panjang.
Selanjutnya, dilaksanakan Soft Launching ABDI Book 2026 pada Day 1 (11 Agustus 2026) dan Day 2 (13 Agustus 2026). Buku ABDI ke-9 ini memuat kumpulan pemikiran, hasil penelitian, pengalaman praktis, serta rekomendasi kebijakan dari para pakar dan penulis nasional maupun internasional dari Silicon Valley, Amerika Serikat; Indian Institute of Information Technology, Allahabad; serta Swinburne University, Australia, yang membahas Artificial Intelligence (AI), Cyber Security, Trusted Data Infrastructure, Post-Quantum Cryptography (PQC), dan Perlindungan Data Pribadi (PDP). Kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat dalam mendukung percepatan transformasi digital Indonesia.
Pada sesi Discussion & Q&A, diskusi panel dimoderatori oleh Dr. Rudi Rusdiah, MA., Chairman ABDI, dengan menghadirkan Dr. Pratama Persadha, Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber (CISSReC); Rindy, Ketua Tim Pengawasan Kepatuhan Ruang Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital; serta Reginald FM Engelen, Wakil Ketua Umum Bidang Ketahanan Nasional dan Mitigasi Risiko KADIN Indonesia. Diskusi membahas berbagai isu strategis, khususnya implementasi Roadmap PQC Migration, penguatan Perlindungan Data Pribadi (PDP), keamanan siber, tata kelola AI, serta kesiapan Indonesia dalam menghadapi era Quantum Computing.
Tema Summit ABDI Day 2, “Roadmap AI Nasional, SDI & GovTechAI Summit 2026”, berfokus pada penyusunan arah kebijakan nasional dalam pengembangan Artificial Intelligence (AI) serta percepatan implementasi Satu Data Indonesia (SDI) dan penguatan ekosistem GovTechAI.
Day 2 menghadirkan Opening Keynote Dr. Rudi Rusdiah, BE., MA., Chairman ABDI, serta sejumlah Ministerial dan High Level Keynote, yaitu Fajar Sumirat, ST, M.Mar.Pol, Chief Data Governance Satu Data Indonesia/koordinator Data Pembangunan Bappenas; Prof. Setia Pramana, S.Si, M.Sc, Ph.D, Direktur Metodologi Statistik dan Sains Data; Said Mirza Pahlevi, D.Eng., Direktur Kecerdasan Artifisial & Ekosistem Teknologi Baru, Direktorat Jenderal Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital; Djoko Kurnianto, Direktur Eksekutif Kelompok Spesialis Layanan Digital & Keamanan Siber Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Momentum utama hari kedua adalah Deklarasi Dukungan Roadmap AI Nasional, dengan Prof. Dr. Ir. Hammam Riza sebagai Deklarator Utama Roadmap AI Nasional, bersama Said Mirza Pahlevi, D.Eng., Direktur Kecerdasan Artifisial & Ekosistem Teknologi Baru, Direktorat Jenderal Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Dr. Rudi Rusdiah, BE., MA., Chairman Asosiasi Big Data & AI (ABDI). Deklarasi ini menjadi bentuk komitmen bersama para pemangku kepentingan dari pemerintah, regulator, industri, akademisi, dan komunitas teknologi dalam mempercepat penyusunan serta implementasi arah kebijakan nasional pengembangan AI di Indonesia. Roadmap AI Nasional diharapkan menjadi pedoman dalam membangun ekosistem AI yang aman, etis, terpercaya, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung transformasi digital, pembangunan nasional, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.
Pada sesi Discussion & Q&A, diskusi dimoderatori oleh Dr. Rudi Rusdiah, MA., Chairman ABDI, dengan menghadirkan panelis Ivan Dolfinus Carlos, Asisten Deputi Analisis & Visualisasi Data, Kedeputian Bidang Manajemen Data & Informasi BPJS Kesehatan; Mickel Moring, Services Account Manager Dell Technologies; Bernardus Satriyo Dharmanto, Direktur Teknik LPP TVRI; Dr. Dave Akbarshah Fikarno, M.E., Komisi I DPR RI. Diskusi membahas berbagai isu strategis terkait Roadmap AI Nasional, Satu Data Indonesia, GovTechAI, keamanan dan tata kelola AI, serta kesiapan Indonesia dalam menghadapi perkembangan teknologi AI di masa depan.




















