Dorong Digitalisasi, AMD Akselerasi Hybrid Cloud, Data Science and AI

0
26
Tangkapan layar Senior Solution Architect AMD ASEAN Eric Sugiono, saat memaparkan materi dalam sesi panel diskusi di Websummit DataGovAI 2022, Hari ketiga, (29/11/22)

 

Jakarta, Komite.id – Senior Solution Architect AMD ASEAN Eric Sugiono menjadi salah satu narasumber dalam sesi diskusi panel Websummit DataGovAI 2022 dengan membahas tema, ‘Accelerating Hybrid Cloud, Data Science and AI with AMD Maximize Performance. Flexibility, Security & TCO’, hari ketiga (29/11/22).

AMD saat ini menjadi Leading Technology Company dengan 22.000 lebih jumlah karyawan di seluruh dunia yang berkantor pusat di Santa Clara California. AMD menempati ranking 226 di Global Fortuna dalam kategori 500 perusahaan terbesar di dunia.

Berkaitan dengan perkembangan transformasi digital yang semakin masif, kini AMD memiliki visi yakni membangun solusi untuk teknologi yang bersifat high-performance dan adaptive computing khususnya untuk melakukan transformasi. AMD juga banyak melakukan kerja sama dengan creators, peneliti, innovator dan lain sebagainya dengan teknologi inovasi yang AMD kembangkan.

Tanpa disadari, teknologi AMD telah kita gunakan di kehidupan sehari-hari diantaranya Microsoft 365 and teams, Twitter, Tencent Meeting, Zoom dan lainnya. Melihat tren yang terjadi saat ini, berdasarkan analisis mengatakan bahwa banyak perusahaan maupun institusi sebanyak 55 persen sudah beralih dari menggunakan data center di lokasinya kini menjadi hybrid cloud and multi-cloud untuk mendorong transformasi bisnis lebih baik. Sementara, untuk pengguna IT manual dan tugas data management ditargetkan pada 2025 sebanyak 90 persen sudah melakukan automatisasi.

“Saat ini kebutuhan komputasi semakin meningkat dan kita melihat bahwa beberapa bisnis sudah menyadari bahwa pentingnya penggunaan data dan analitik khususnya untuk mengakselerasi inisiatif bisnis untuk mendorong transformasi digital,” tutur Eric Sugiono dalam Websummit DataGovAI 2022, hari ketiga (29/11/22).

Di era digitalisasi saat ini, tentu kita melihat ada beberapa tantangan bagi perusahaan, di antaranya, perusahaan dituntut mengeluarkan biaya untuk melakukan perubahan agar tetap bisa bersaing dengan kompetitif, perusahaan juga harus meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi dan perusahaan harus mengelola timbulnya risiko dari ancaman siber yang terus meningkat.

Sesuai dengan pidato Presiden RI Joko Widodo dalam acara HUT Indonesia tahun 2019, mengatakan bahwa ancaman siber yang terus meningkat dan data pribadi merupakan kekayaan nasional baru yang pentingnya mengalahkan minyak serta dibutuhkan tata kelola yang tepat dalam hal keamanan bagi institusi pemerintah maupun pemangku kepentingan untuk mencegah terjadinya kebocoran data.

Menjawab tantangan tersebut, AMD menghadirkan solusi teknologi sebagai bagian dari inovasi AMD Epyc Genoa Zen 4 yang hadir sebagai sebuah supercomputer tercepat di dunia. Dalam hal ini prosesor AMD EPYCTM generasi keempat yang dibangun diatas core Zen 4 merupakan yang terkencang dan paling hemat energi di dunia memungkinkan pelanggan memodernisasi data center mereka untuk mendorong wawasan yang dapat ditindaklanjuti demi hasil bisnis yang lebih baik.

Dengan hadirnya teknologi AMD Epyc dan AMD Instinct, dimana kita bisa memberikan dari segi akselerasi, performa, keamanan, efisiensi serta menjadi solusi yang lebih optimal.

“Untuk itu, saat ini kita fokuskan di inovasi bagaimana bisa menjawab tantangan ke depan, dengan hadirnya core teknologi yang akan semakin meningkat dan lebih terjaga keamanannya. Pada intinya, kita percaya dengan teknologi AMD yang bisa mendorong dan mengakselerasi teknologi ke depan, inovasi yang menjadi kata kunci saat ini,” jelas Eric Sugiono.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.