Foto : Kemenkominfo (Dok.Komite.Id/Hani Pebriyani)

Jakarta, Komite.Id – Saat ini, negara-negara di dunia berlomba-lomba menjadi pemimpin dalam transformasi digital. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria menyatakan Indonesia telah menyiapkan mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 yang menggambarkan masa depan makmur, inklusif dan berdaya saing tinggi dengan digitalisasi.

“Saya yakin, Indonesia juga dapat menjadi negara yang maju dalam transformasi digital. Oleh karena itu, saya mengajak adik-adik mahasiswa untuk mengambil peran dalam digitalisasi,” ujarnya dalam Pembukaan Kuliah Umum “Pembangunan Bangsa Berbasis Teknologi Menuju Indonesia Emas 2045” di Universitas Janabadra, Yogyakarta, Jumat (15/09/2023).

Perubahan dan transformasi ini terutama dipengaruhi oleh generasi muda, yang seringkali disebut digital savvy atau tech savvy, menjadi penggerak ekonomi digital. Perubahan dan disrupsi ini membuat generasi muda menjadi penopang dan penggerak pertumbuhan perekonomian Indonesia di masa depan.

Menurut The organization for Economic Co-operation and Development (OECD), Korea Selatan menjadi negara dengan penerapan transformasi digital terbaik dunia saat ini.

“Hal ini tidak terlepas dari adopsi teknologi digital yang tinggi dan berbagai upaya edukasi di bidang teknologi bagi generasi muda,” tutur Wamen Nezar Patria.

Oleh karena itu, Kementerian Kominfo berkomitmen untuk menyiapkan sembilan juta sumberdaya manusia digital melalui program pengembangan SDM digital dalam tiga tingkatan.

“Kita sebut Piramida Prioritas, di tingkat awal, piramida paling bawah, kami menyiapkan pemahaman masyarakat Indonesia tingkat dasar agar dapat menggunakan internet secara lebih produktif melalui program literasi digital,” tandas Wamenkominfo.

Menurut Wamen Nezar Patria, dalam tingkat menengah melalui Program Digital Talent Scholarship (DTS), Kementerian Kominfo mengembangkan kemampuan teknis dalam memanfaatkan berbagai teknologi seperti big data, cloud computing, dan AI.

“Terdapat pula talent pool yakni diploy.id, dimana para peserta DTS dapat memiliki kesempatan untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan dari perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia,” tuturnya.

Di tingkat lanjutan, Kementerian Kominfo mengadakan program untuk para pengambil kebijakan dan pimpinan baik dari sektor swasta maupun publik melalui Digital Leadership Academy (DLA).

“Dengan inovasi, kreativitas, dan tekad, generasi muda dapat merintis jalan menuju kemajuan teknologi bangsa ini,” ujar Wamenkominfo.

Pemerintah melalui Kementerian Kominfo saat ini tengah serius melakukan percepatan transformasi digital nasional.

Menurut arahan Bapak Presiden Joko Widodo tidak boleh dilewatkan dan justru harus dimanfaatkan. Upaya ini tercakup dalam bingkai besar agenda Percepatan Transformasi Digital Nasional,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate saat membuka Diskusi Publik Telemedisin untuk Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan dari Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Provinsi DKI Jakarta, Jumat, (15/09/2023).

Terdapat  lima prioritas, sebagai berikut:

  1. Penuntasan infrastruktur internet berkecepatan tinggi di 12.548 Desa/Kelurahan dan 150.000 titik layanan publik (termasuk layanan kesehatan) yang belum terjangkau layanan internet memadai.
  2. Pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) yang menjadi prasyarat terwujudnya kebijakan Satu Data Indonesia; serta farming dan refarming spektrum frekuensi radio untuk efiensi jaringan maupun pengembangan teknologi 5G.
  3. Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang digital yang komprehensif dan berkelanjutan mulai dari level “literasi digital”, “talenta digital”, sampai level “kepemimpinan era digital”.
  4. Penguatan ekosistem ekonomi digital dengan memfasilitasi program-program, seperti UMKM/ jualan online, teknologi digital oleh petani/nelayan, dan startup digital.
  5. Penyelesaian legislasi primer pendukung ekosistem digital, terutama Rancangan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi dan dan RUU Cipta Kerja di bidang telekomunikasi/penyiaran yang diharapkan mampu mendorong akselerasi digitalisasi televisi nasional.

Sebagai pengguna internet terbesar di Indonesia, Kementerian Kominfo menyiapkan pemuda agar memiliki literasi dan kecakapan digital yang tepat untuk memanfaatkan transformasi digital menuju Indonesia Emas 2045.

“Seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab dalam mempersiapkan bangsa ini, termasuk generasi muda, yang diyakini akan menjadi tulang punggung Indonesia Emas 2045,” tandas Wamen Nezar Patria.

Pada tahun 2021, populasi anak muda mencapai 23,90% dari total populasi atau sebesar 64,92 juta jiwa. Guna menyiapkan anak muda sebagai tulang punggung transformasi digital, Wamenkominfo mengajak seluruh civitas akademika Universitas Janabadra untuk berpartisipasi dalam program-program pengembangan SDM digital.

Guna menyiapkan anak muda sebagai tulang punggung transformasi digital, Wamenkominfo mengajak seluruh civitas akademika Universitas Janabadra untuk berpartisipasi dalam program-program pengembangan SDM digital.