PMI Teken MoU Kerja Sama Kegiatan Sosial dengan Kemenaker dan PSMTI

0
135

Ini merupakan kepedulian masyarakat dalam membantu sesama untuk mewujudkan kesehatan masyarakat. Jadi ini dari manusia ke manusia,”

Jakarta, Komite.id – Dalam upaya pemenuhan kebutuhan darah di Indonesia sekitar 5 juta kantong darah setiap tahunnya, Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dan Lion Club Indonesia melakukan penandatanganan MoU nota kesepahaman terkait pemenuhan stok darah secara nasional berlangsung secara hibrida di markas PMI Pusat, Jakarta Selatan, Sabtu (17/09).

Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla (JK) mengapresiasi proses MoU serta kegiatan donor darah antara PMI dengan PSMTI Maupun Kemenaker. Ketum JK menilai, hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat.

“Ini merupakan kepedulian masyarakat dalam membantu sesama untuk mewujudkan kesehatan masyarakat. Jadi ini dari manusia ke manusia,” ucap JK setelah melakukan penandatanganan MoU.

Diketahui, ketiga lembaga dan organisasi tersebut, dihadiri Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Ketua Umum PSMTI Willianto Tanta dan Gubernur Distrik Lions Club DKI Jessica Budiman.

Proses kegiatan MoU ini dilakukan bersamaan dengan perayaan HUT PMI ke-77 (17/09). Dalam perayaannya, PMI akan terus melakukan kegiatan-kegiatannya sosial. Mulai dari, kegiatan donor darah, penanganan bencana, dan mengatur perdamaian serta membantu sosial masyarakat. Dalam hal ini, Ketum PMI menyadari, jika semua kegiatan tersebut membutuhkan partisipasi dari masyarakat Indonesia.

Menurut JK, apa yang dilakukan oleh PMSTI dan Kemenaker adalah bagian dari pemenuhan 5 juta kantong darah yang dibutuhkan di Indonesia setiap tahun.

PMI, lanjut JK, sebagai lembaga yang mengatur persoalan darah dan dapat memberikan darah tersebut kepada pasien yang sementara menjalani perawatan di rumah sakit kapan pun.

“Karena ini dari manusia ke manusia dan ini sangat dibutuhkan,” jelas JK.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah juga mengapresiasi kesepakatan kerja sama tersebut. Bahkan Ida meyebut 4 lingkup yang menjadi kerja sama antara Kemnaker dengan PMI.

“Pertama terkait pembinaan, keselamatan, dan keselamatan kerja. Kedua, pelayanan sosial dan advokasi, ketiga pembinaan hubungan industrial, dan keempat terkait pengurangan resiko bencana bagi pekerja atau buruh,” papar Ida.

Menaker Ida Fauziyah menambahkan, ia berharap PMI terus ada di hati warga Indonesia serta bisa terus memberikan bantuan pada sesama. Apalagi, lanjut Ida, hari ini telah diadakan donor darah secara serentak di seluruh Indonesia.

Selanjutnya, Ketua Umum PSMTI, Willianto Tanta menyambut positif MoU terkait donor darah tersebut. Ia juga menjelaskan, jika di hari ulang tahun PMI, hari ini, PSMTI telah melakukan donor darah di 10 kabupaten dan kota di 10 provinsi di Indonesia.

“Untuk bulan September tahun ini, target kita adalah di 36 titik pelaksanaan donor darah dengan target sebanyak 25 ribu kantong darah. Program kita ini untuk memenuhi target 5 juta kantong darah,” tutur pengusaha asal Makassar tersebut.

Sebagai Ketum PSMTI yang akrab disapa Wili, dirinya juga menyampaikan jika PSMTI akan meningkatkan pelaksanaan donor darah minimal tiga kali dalam satu tahun. Termsuk kegiatan donor darah PSMTI yang digelar setiap bulan Ramadhan.

“Kami pada saat bulan puasa itu gencar melakukan donor darah. Karena disaat orang muslim berpuasa stok darah kadang menurun sehingga kami dari paguyuban membantu memenuhi kebutuhan darah,” tutup Willianto.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.