Fintech Expo 2019 Hadirkan Ratusan Solusi Fintech

0
252

Jakarta, Komite.id- Berbarengan dengan Indonesia Fintech Summit, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI)  menggelar Indonesia Fintech Expo pada 23-24 September di JCC.

Indonesia Fintech Expo 2019 akan menghadirkan lebih dari 100 perusahaan fintech yang  sudah menyajikan berbagai inovasi produk dan layanan jasa keuangan berbasis teknologi, khususnya untuk segmen unbanked dan undeserved yang  belum terjangkau oleh sektor keuangan konvensional.

“Melalui Expo ini, industri fintech berkomitmen  dalam mendukung target tercapainya inklusi keuangan sebesar 75% di tahun 2019 melalui berbagai solusi fintech yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat,” ujar Niki Luhur, Ketua Umum AFTECH.

Dikatakan,  beragam perusahaan fintech yang berpartisipasi di dalam Fintech Expo 2019 ini mewakili beberapa sektor fintech Indonesia, yaitu fintech pinjaman online (fintech p2p lending), sistem pembayaran digital (digital payment), wealth management, inovasi keuangan digital (fintech pendukung pasar, market aggregator, dan lain-lain), insuretech dan fintech Syariah.

Selain pameran, pengunjung  bisa menikmati sajian program literasi keuangan menarik secara gratis. Dengan tujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman mengenai produk dan layanan fintech kepada masyarakat dari berbagai lapisan, mahasiswa, media dan segmen lainnya, program literasi keuangan akan dikemas ke dalam berbagai format dan membahas berbagai topik penting, seperti: 1) Payment system: Solusi Pembayaran dan Perlindungan Konsumen, Solusi Fintech UMKM; 2) Pemahaman Dasar Mengenai Fintech P2P Lending; 3) Peran Agen Fintech dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan; 4) Peluncuran AFTECH Handbook for Personal Finance: Tips and Tricks on Smart Financial Planning.

Adrian Gunadi, Ketua Umum AFPI, mengungkapkan bahwa Indonesia Fintech Expo 2019 akan dimanfaatkan oleh para anggota AFPI untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai jenis produk dan manfaat fintech lending. “Dalam beberapa tahun terakhir sektor fintech lending mengalami pertumbuhan yang signifikan seiring  dengan tingginya  kebutuhan masyarakat akan akses pembiayaan, baik yang berupa kebutuhan untuk usaha produktif maupun konsumtif,” ujarnya, sembari menambahkan bahwa sejauh ini sudah ada 127 perusahaan fintech P2P lending yang terdaftar di OJK (per 7 Agustus 2019).

“Indonesia Fintech Expo 2019 ini menjadi bagian dari kegiatan edukasi dan sosialisasi untuk menunjang inklusi keuangan yang bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui langsung dari para perusahaan fintech lending yang berpartisipasi di expo ini, mempelajari berbagai program edukasi fintech seperti tentang bagaimana memilih perusahaan fintech lending yang sudah terdaftar di OJK dan bagaimana menggunakan layanan pinjaman online secara bertanggung jawab,” Adrian Gunadi menambahkan.

Sementara itu AFSI akan menggunakan momentum penyelenggaraan Indonesia Fintech Expo 2019 sebagai ajang untuk memperkenalkan berbagai ragam solusi fintech berbasis Syariah. “Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan keberagaman dan potensi fintech Syariah di Indonesia yang belum dimiliki oleh negara-negara lain. Hal ini penting melihat begitu besarnya potensi fintech dalam mendorong inklusi dan literasi keuangan Syariah di Indonesia,” ujar Ronald Yusuf Wijaya, Ketua Umum AFSI.

AFTECH, AFPI dan AFSI juga akan menggunakan kesempatan Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 untuk meluncurkan Joint Code of Conduct on Responsible Fintech Innovation, yang merupakan komitmen bersama untuk melakukan standarisasi dan memberikan panduan umum yang disepakati oleh seluruh pelaku industri terkait prinsip-prinsip dasar pelaksanaan bisnis yang bertanggung jawab.

Joint Code of Conduct ini akan membahas pengaturan minimal terkait kewajiban penyelenggara fintech dalam memastikan perlindungan konsumen, perlindungan dan privasi data pribadi, mitigasi risiko siber, mekanisme minimal penanganan aduan konsumen dan topik penting lainnya. (red/ju)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.