Peringati Natal, Menkominfo Berharap Indonesia Makin Rukun

0
222

Jakarta, Komite.id- Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menggelar acara Open House Natal 2019 di rumah kediaman, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (25/12). Menteri berharap bahwa kehidupan bermasyarakat di Indonesia menjadi semakin rukun. Selain itu, Menteri Johnny juga mengajak semua pihak untuk memanfaatkan momentum natal dengan melakukan refleksi diri.

Tahun ini, merupakan peringatan natal pertama sejak menjadi Menteri Kominfo.  Acara Open House Natal 2019 ini dihadiri oleh para Menteri Kabinet Indonesia Maju, jajaran pimpinan Kementerian Kominfo, serta perwakilan dari asosiasi dan komunitas telematika  yang bekerja sama dengan Kominfo.

Acara ramah tamah itu dimeriahkan dengan penyajian  lagu-lagu daerah dari Manggarai Barat sebagai upaya untuk mengangkat budaya kesenian tradisional rakyat. Selain itu, pemilihan kesenian dari daerah Manggarai Barat juga dilatari pertimbangan, saat ini Manggarai menjadi salah satu destinasi wisata prioritas di era pemerintahan Kabinet Indonesia Maju.

Blokir Situs Bajakan

Dalam kesempatan tersebut,  Menteri  Johnny G. Plate menegaskan pemblokiran situs yang memuat konten bajakan dilakukan untuk menghargai hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki bangsa Indonesia ataupun negara lain. Pemilik situs web yang diblokir akan ditindak secara hukum jika ketahuan kembali melakukan pelanggaran. “Yang penting saat ini ada kesadaran dari beberapa situs, pemilik situs, operator situs yang menyadari bahwa itu salah dan stop. Kalo itu berlanjut nanti ada tindakan hukum,” kata Johnny

Kominfo akan berkoordinasi dengan beberapa pemangku kepentingan terkait, antara lain, Kejaksaan Agung dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dalam memberikan efek jera, “Kami akan terus berkomunikasi. Apabila masih ada, maka tidak saja diblokir tapi bisa saja ada tindakan hukum. Oleh karena itu, kesadaran untuk berhenti itu lah hal yang baik,” ucap Johnny.

Lebih lanjut Johnny menambahkan,  terkait dengan pemblokiran situs web streaming film ilegal IndoXXI, Kominfo sebenarnya mendukung adanya situs tersebut. Sayangnya, IndoXXI berjalan secara ilegal. “Kalau ingin untuk punya situs portal atau cloud aplikasi untuk film, boleh. Silakan ajukan izinnya, kami akan memfasilitasi. Kami senang sekali mendukung aplikasi aplikasi dalam negeri yang semakin berkembang,”jelas Johnny.

Tak hanya itu, Menteri Johnny mengapresiasi kesadaran pemilik atau pengelola laman situs konten bajakan yang memutuskan untuk menutup layanan. Dia  berharap bahwa tindakan tersebut dapat membuat masyarakat lebih dewasa dan cerdas dalam memanfaatkan internet. “Kementerian Kominfo mendukung para kreator aplikasi untuk mengembangkan kreativitasnya dengan membuat aplikasi-aplikasi yang baik,” ujarnya. (red)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.