IDN Global Gelar Kongres ke-5 Diaspora Indonesia

0
154
Retno, Menlu RI menyampaikan Visi Presiden Jokowi salah satunya mengenai Diaspora

Jakarta, Komite.id- Pembukaan Kongres Diaspora Indonesia ke-5 di Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu, (10/8), dengan tema besar “Empowering Indonesia’s Human Capital”, yang merupakan ekspresi dukungan diaspora terhadap program pemerintah Presiden Jokowi di periode kedua yang memprioritaskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Dimana Sesi-sesi Kongres Diaspora Indonesia ke-5 dirancang untuk menyorot strategi dan tantangan human capital Indonesia.

Deklarasi Diapora Indonesia

Lagu Indonesia Raya berkumandang sebelum pembukaan kongres yang dinyanyikan bersama para diaspora dan partisipan yang berjumlah 2000 peserta yang terdiri dari 77 Negara, dengan dilanjutkan Deklarasi Diaspora Indonesia dan laporan Kongres Diaspora ke -5 oleh Organizing Committee, Iwan Sunito. Iwan Sunito adalah pengusaha yang sangat sukses real estate di Australia. Dilanjutkan sambutan dari Mark Gerald Eman, President IDN Global 2017-2019 yang berterimakasih atas kedatangan para diaspora yang lebih besar dari tahun sebelumnya dan lebih banyak negara yang turut serta, kongres kali ini beliau berharap dapat lebih sukses dan menghasilkan terobosan baru bagi perkembangan diaspora Indonesia kedepannya.

Menlu Retno foto bersama dengan para perwakilan delegasi Diaspora yang hadir sebanyak 77 Negara.

Dalam sambutan Dr. Dino Patti Djalal, Founder Kongres Diaspora Indonesia menyampaikan 9 poin untuk dibahas dalam kongres Dispora kali ini salah satunya yaitu menetapkan tgl 08 Juli sebagai Hari Diaspora Indonesia yang mana adalah hari dikumandangkannya Deklarasi pertama Diaspora Indonesia. Dino juga mengusulkan agar Diaspora Indonesia mendapatkan visa 10 tahun melihat suksesnya program Pemerintah India yang memberikan visa 30 tahun kepada Diaspora India. Diaspora didunia yang paling sukses membangun negaranya adalah Diaspora India, Israel, Tiongkok dan Taiwan. Dino juga mengusulkan adanya anggota DPR yang mewakili Diaspora, karena saat Pemilu maka WNI yang mecoblos diluar negeri majoritas Diaspora Indonesia sebanyak 2 juta suara masuk kedalam Dapil Jakarta.

Acara dibuka oleh Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mewakili Presiden Jokowi yang mengatakan pemerintah mempunyai harapan besar terhadap Diaspora Indonesia. Terkadang Diaspora Indonesia mempunyai semangat membangun dan cinta tanah airnya melebihi masyarakat Indonesia yang tinggal di NKRI. Retno pun menyampaikan pesan dari Bapak Presiden Jokowi agar diaspora Indonesia bisa mengembangkan sumber daya manusia (SDM) untuk pembangunan Indonesia. “Ada satu kata menarik yang secara khusus disebut pak Jokowi, yaitu diaspora. Saya yakin saat Presiden menyebut diaspora, itu merupakan pengakuan, penghargaan, pengharapan terhadap diaspora Indonesia,” kata Retno yang disambut tepuk tangan seluruh anggota diaspora yang hadir.

Suasana para peserta diaspora yang hadir

Menlu Retno menjelaskan 5 visi pemerintahan Jokowi ke depan, dimana poin ke 2 adalah untuk menciptakan SDM yang berkualitas. Pembangunan Sumber Daya Manusia yang berkualitas membutuhkan dukungan dari semua pihak, dimana beliau mengatakan bahwa, “Pada 14 Juli 2019 lalu, Pak Jokowi menyebut kata diaspora saat beliau menyebut visi kedua yaitu pengembangan SDM. Pembangunan SDM menjadi kunci Indonesia ke depan. Oleh karenanya, diaspora yang bertalenta tinggi harus kita beri dukungan agar memberikan kontribusi besar bagi percepatan pembangunan Indonesia.

Menlu Retno menambahkan, Diaspora harus dapat menjadi agen pembangunan SDM Indonesia. Pemerintah, kata Retno, Penyempurnaan Data Diaspora adalah Kunci untuk memetakan talenta, maka beliau akan mencari data dan membuat database mengenai sebaran diaspora Indonesia, dimana data ini penting agar pemerintah bisa berkonsultasi dan meminta saran kepada diaspora bertalenta tersebut. Dengan adanya database juga, pemerintah bisa meminta bantuan kepada para diaspora untuk memberikan edukasi dan melatih SDM Indonesia.

Prof Yenni Thambrin, Ketua Diaspora Beijing beserta rombongan Diaspora China

“Di masa lalu kita berkolaborasi dengan negara lain untuk mendatangkan beberapa ahli yang bisa melatih beberapa skill. Biasanya mereka adalah ahli-ahli yang mengambil pensiun dini atau yang memang sudah pensiun, untuk membantu Indonesia. Andai kata bila data itu sudah ada, ahli yang dibutuhkan itu diharapkan berasal dari diaspora Indonesia,” ujar beliau dalam menjelaskan pentingnya database diaspora.

Untuk itu Retno memerintahkan jajarannya untuk menyempurnakan data diaspora tersebut.  “Sudah ada perintah dari Presiden untuk memberikan dukungan bagi Diaspora Indonesia. Saya sudah minta ke Kemenlu yang dibantu seluruh perwakilan Indonesia di luar negeri untuk menyempurnakan database tersebut. Kami juga telah bersinergi dengan diaspora connect untuk menyempurnakan data tersebut,” jelas menlu RI.

Ditutup dengan mengatakan, menyambut HUT kemerdekaan RI ke 74 tahun, Menlu Retno mengambil slogan “SDM Unggul Indonesia Maju” yang disambut tepuk tangan seluruh hadirin yang hadir. Selanjutnya Menlu Retno berfoto bersama dengan para diaspora perwakilan dari 77 Negara dan mengunjungi Expo yang juga dibuka saat itu.

Beberapa diaspora yang sukses antara lain, menjadi Menteri Pertahanan di negara Madagaskar; Dokter ahli kanker di St Petersburg, Rusia; pialang Fintech di London; pengusaha makanan Go Tan yang sukses di Eropa berbasis di Belanda; Pengusaha Real Estate terkemuka di Sydney.

Rudi Rusdiah, Ketua Asosiasi Big Data Indonesia (paling Kanan) bersama dengan perwakilan Diaspora Australia dan Mr. Walter

Ketua Asosiasi Big Data Indonesia, Rudi Rusdiah yang hadir pada pembukaan mengatakan bahwa, tepat yang dikatakan Ibu Retno dimana Database Diaspora menjadi kunci ke depan, dan juga kunci masa depan Indonesia, besar harapannya beliau akan mengagendakan pertemuan dengan kemenlu terkait database diaspora, dimana dari Asosiasi Big Data Indonesia dapat berkolobrasi dalam membantu pengembangan database diaspora yang diinginkan menlu untuk mencapai kemajuan bersama dan dapat mengelola data diaspora menjadi tepat guna. *(sjinphen)

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.