M. Nuh: Informasi Ibarat Oksigen, Semua Orang Butuh

0
323

Jakarta, Komite.id– Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi komunikasi  (TIK) menjadi  kunci pemenuhan kebutuhan masyarakat saat ini. Namun, selalu ada tantangan bagi yang menerima maupun yang menyampaikan informasi melalui teknologi tersebut.

Ketua Dewan Pers Periode 2019-2022, Muhammad Nuh mengibaratkan informasi seperti oksigen. “Setiap orang tentu membutuhkan oksigen untuk bernafas. Namun, setiap orang mendapatkan oksigen dengan cara yang berbeda-beda,” ungkap M. Nuh  melalui Program Tok Tok Kominfo Kepoin Dewan Pers, di Jakarta, Selasa (25/5)).

Dikatakan M. Nuh, layaknya oksigen saat ini setiap orang pasti membutuhkan. Meskipun demikian, Ketua Dewan Pers menekankan persoalan bagaimana menerima informasi tersebut.

Mantan Mendikbud era pemerinatahan SBY  menambahkan,   informasi ibarat oksigen itu harus yang murni. Artinya, oksigen yang murni dan tidak terkontaminasi. Jika ada oksigen yang terkontaminasi, maka setiap orang bisa memfilter atau memilah dan memilih.

“Jadi ilustrasinya seperti itu. Oleh karena itu, kita sekarang sudah masuk pada era masyarakat yang berbasis informasi dan pengetahuan. Mau tidak mau, yang namanya informasi itu menjadi ruh nya,” jelasnya

Masih menurut M. Nuh, jika setiap orang meletakkan informasi sebagai ruh dalam diri pribadinya  masing-masing, maka informasi yang dikatakan baik, haruslah berbasis pada data. “Semua informasi harus basisnya data. Data kemudian  diolah  menjadi sebuah  informasi. Selanjutnya  informasi  dicari keterkaitan dengan informasi yang lain, menjadi pengetahuan (Knowladge) ,” tegasnya.

Dan, melalui penjabaran esensi informasi berbasis data, kemudian menghasilkan pengetahuan. Selanjutnya  informasi tersebut akan berkembang menjadi kebijaksanan (wisdom). “Kalau kita cari keterkaitan dengan perkembangan masyarakat di era sekarang ini, maka motornya itu ilmu pengetahuan, kreatifitas dan inovasi. Karena untuk menjadi kreatif itu harus punya imajinasi,” tuturnya. (red/kominfo)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.