ZTE Kenalkan Teknologi Baru di Bandung ICT Expo & ANJA 2016

0
1095

Bandung, KomIT – ZTE Corporation ( “ZTE”) (H kode saham share: 0763.HK / A kode saham share: 000063.SZ), penyedia terkemuka solusi telekomunikasi, perusahaan dan teknologi Internet mobile terkemuka berpartisipasi di Bandung ICT Expo dan 2016 ANJA (Apresiasi Nasional Jaringan Akses). Acara ini digelar mulai dari tanggal 19 Oktober hingga 21 Oktober 2016 di Convention Hall dari Telkom University, Bandung, dengan tema “Digital Industries for Cultural and Natural Wisdom to Enhance Nation Competitiveness”. Acara ini diselenggarakan dalam rangka ulang tahun ketiga Telkom University.

Dalam acara ini, ZTE akan memamerkan dan mendemonstrasikan kemampuan teknologi canggih mereka. Beberapa teknologi yang akan ditunjukkan adalah: Android TV, Smart Home, Smart Maintenance, XG-PON Big Broadband, Java Backbone, Massive MIMO, dan Power Master. Di booth ZTE terdapat Experience Zone, di mana pengunjung dapat mencoba berbagai teknologi termasuk Home Media Center, Home Game Center, dan Smart Home Equipment.

Pada kesempatan ini, Dr. Jess Li, Vice President of Global Marketing and Research ZTE USA mempresentasikan topik “5G, Big Video, IoT and Network Bridging the Ultimate Power of Internet”. Menurut dia, teknologi 5G akan mengantar ke era yang sama sekali baru di bidang mobile broadband, cakupan yang lebih luas, dan latency yang jauh lebih rendah. Bandwidth ultra-tinggi tidak hanya akan meningkatkan pengalaman pengguna dalam arti tradisional, tetapi juga membuka peluang bisnis yang lebih dalam di bidang transportasi, hiburan, dan IoT (Internet of Things).

“Di sisi lain, teknologi Big Video akan mengubah hiburan TV konvensional hari ini ke platform gaya hidup di segala bidang yang lebih canggih. Selain itu, dengan mengintegrasikan resolusi ultra-tinggi, integrasi pengiriman konten melalui mobile dan fixed line, analisis data besar (big data), manajemen rumah dan fasilitasnya, demikian pula dengan munculnya AR dan VR, Big Video akan berkembang menjadi sebuah platform yang dapat membantu dalam pembuatan dan pelaksanaan proyek serta penciptaan model bisnis yang baru,” katanya.

Dilanjutkan, berkenaan dengan topik IoT (Internet of Things), ini memegang peranan kunci dalam memberikan kekuatan maksimal internet bagi bidang transportasi, pertanian, medis, rumah, dan segala sesuatu yang lain dalam hidup kita. Baik bergabung dengan yang lain, atau berdiri sendiri, teknologi IoT memicu perkembangan ekosistem yang membentang di banyak industri, seperti sensor, power dan kontrol, serta analisis data. Solusi ZTE akan dapat mengatasi tantangan umum untuk jaringan yang sangat kompleks, seperti latency dan bandwidth, fleksibilitas dan keandalan, efisiensi dan on-demand. Tidak hanya teknologi, tetapi arsitekturnya juga akan memerlukan perbaikan, dengan menggunakan jaringan akses optik, transport network, VNF dan SDN. (red/jU)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.