Kemenristekdikti Gelar program Teknologi Transfer Office

0
3182

Jakarta, KomIT – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) didukung oleh European Indonesia – Trade Cooperation Facility (EUIND-TCF) melakukan penguatan hilirisasi hasil penelitian dan produk inovasi perguruan tinggi.

“Program ini ditujukan untuk meningkatkan kolaborasi antara akademisi, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat, dalam rangka memperkuat daya saing Indonesia. Program tersebut berupa pengembangan kapasitas dalam bentuk pelatihan-pelatihan dan mentoring kepada perguruan tinggi, Pusat Unggulan Inovasi, dan Science Techno Park,” ungkap Direktur Inovasi Industri Kementerian Ristek Dikti, Santoso Yudo Warsono di Jakarta, (15/3).

Dijelaskan, dalam pelaksanaannya, Kemenristekdikti memperoleh bantuan tenaga ahli dari Oxford University – Inggris. Pada kesempatan saat ini, Oxford University memberikan pelatihan Komersialisasi Riset kepada Perguruan Tinggi PTNBH, PUI, LPNK. Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta untuk berkolaborasi dengan dunia usaha baik di Indonesia maupun di tataran internasional. “Oxford University telah memiliki pengalaman dan keberhasilan dalam melakukan hilirisasi dan komersialisasi hasil penelitian baik di dalam Inggris Raya maupun di dunia internasional,” ujar Joe Miller, team leader dari EUIND-TCF.

Sekedar diketahui, inovasi dan kolaborasi dunia usaha-akademisi merupakan aspek penting untuk memperkuat daya saing dalam perdagangan internasional. Indonesia saat ini menempati ranking 37 dari 140 negara dalam Global Competitiveness Index. Oleh karena itu diperlukan usaha-usaha sistematis dan koheren untuk memperkuat daya saing Indonesia melalui peningkatan kualitas penelitian dan inovasi perguruan tinggi serta kerjasama antara akademisi, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. Hal ini sesuai dengan hasil Rapat Kerja Nasional.

Selain itu, program tersebut sesuai dengan rekomendasi rapat kerja nasional kemenristekdikti 2016 yang menyatakan program Teknologi transfer office (TTO) Sebagai Bagian dari program yang harus direalisasikan Program Ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan yang Diawali dgn dua program pelatihan yaitu pelatihan TTO dan Riset komersialisasi dan dilanjutkan dengan mentoring terhadap 5 univ sebagai percontohan kegiatan EUInd Tcf dan ristek dikti. Lima Univ dimaksud yaitu UGM, ITB, IPB, UI Dan Unhas. “Harapan ke depannya, seluruh Universitas PTNBH dapat memperkuat program TTO di lingkup Universitas nya,” tambah Santoso. (red)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.