Jumlah Pelanggan Baru Selular di Indonesia Tumbuh 4 Juta

0
1168

Jakarta, KomIT – Hasil survey Erocsson Mobility mengungkapkan, pada kuartal pertama (Q1) tahun 2015, Indonesia berada diposisi keempat dalam hal jumlah pelanggan baru selular di kawasan South East Asia & Oceania, dengan jumlah pelanggan baru sebanyak 4 juta.
Laporan Ericsson Mobility yang dilansir beberapa waktu lalu juga menyebutkan, penambahan jumlah pelanggan selular baru yang sama juga terjadi di Jepang, yang menempati poisisi keempat dengan jumlah 4 juta.

“Jadi bisa dibilang, jumlah pelanggan selular baru dikedua negara ini sama pesatnya,” ucap VP Marketing & Communication Ericsson Indonesia Hardyana Syintawati, saat mengumumkan hasil laporan tersebut kepada wartawan, di Jakarta. Menurut dia, dilihat dari pertumbuhan jumlah pelanggan baru selular tersebut, penambahan terbesar justru terjadi di India, yaitu mencapai 26 juta pelanggan baru.

Sementara posisi kedua dan ketiga, masing-masing terjadi di China dan Myanmar, yang jumlah penambahan pelanggan barunya mencapai 8 juta dan 5 juta.Hardyana mengatakan, besarnya pertumbuhan pelanggan baru selular di lima negara di kawasan tertersebut, tak lepas dari meningkatnya penetrasi ponsel pintar (smartphone) dan arus data.”Kalau kita lihat saat ini, anak kecil usia sekolah dasar (SD) saja sudah mulai terbiasa menggunakan smartphone, walaupun sebatas untuk main game atau video streaming,” tandas wanita yang akrab disapa Nana ini. Dengan perkembangan yang demikian, lanjutnya, Ericsson sendiri memperkirakan, pada tahun 2020 nanti, 90% anak-anak di atas usia enam tahun sudah memiliki sendiri smartphone. (man)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.